Dr. Neil Solomon.Ph.D mengemukakan bahwa salah satu efek Tahitian noni adalah pada pankreas dan sistem kekebalan tubuh. Penelitian terkini telah menunjukkan bahwa Tahitian Noni mampu mengatur kesehatan sistem kekebalan tubuh baik dengan meningkatkan kinerja sistem yang telah berjalan dengan baik atau dengan merangsang komponen-komponen dalam sistem kekebalan tubuh yang lamban dalam bereaksi. Sebagai tambahan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Noni dipercaya sanggup memperkuat dan mempertahankan struktur selular. Hal tersebut dapat dicapai dengan noni bertindak sebagai adaptogen yang akan membantu sel-sel untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Dalam kasus diabetes maka noni akan membantu sel-sel beta dalam pankreas yang tidak berfungsi atau membantu sel-sel tubuh yang tidak berhasil dalam usaha mereka untuk menerima dan menggunakan glukosa dalam darah.
Selain itu mengkonsumsi Noni juga dapat membantu meringankan gejala-gejala diabetes melalui kemampuannya untuk merangsang produksi scopoletin dalam tubuh dan produksi nitric oxide secara tidak langsung. Keduanya merupakan faktor penting dalam meredakan gejala-gejala pada peredaran darah dan penglihatan yang kurang baik. Karena asupan gula – meskipun itu gula alami – sangat penting untuk diawasi dalam pola makan penderita diabetes. Suatu aturan umum bagi penderita diabetes adalah mengkonsumsi Tahitian noni juice dengan peningkatan dosis secara bertahap. Namun yang perlu diingat karena noni adalah makanan alami yg termasuk “Medicinal Plant”, maka kecil kemungkinannya noni akan mengubah kadar gula dalam darah dibandingkan dengan jus dari buah-buahan lain yang termasuk “food plant”. Mencatat kadar gula dalam darah setiap hari merupakan cara yang baik untuk memonitor bila terjadi suatu perubahan. Sebagai rekomendasi, catatlah kadar gula darah anda pada pagi hari (gula puasa) dan pada sore hari (sekitar pukul 16.00). Catatan ini akan memperlihatkan bagaimana tubuh anda mengolah gula dan merespon terhadap noni juice atau apapun yang anda makan.
Mohon dicatat bagi penderita diabetes tipe I untuk tidak menggantikan suntikan insulin dengan Noni Juice. Mereka dapat mengurangi jumlah suntikan insulin. Menggunakan suplemen alami DM tipe I seperti Noni Juice harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.
Berdasarkan penelitian Dr. Neil Solomon.Ph.D, dari 5.945 pengguna noni yang menderita diabetes, 79% di antaranya melaporkan gejala-gejala diabetes yang semakin membaik.
Takaran Penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 79% responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif adalah 90 cc setiap hari.
Diambil dari buku NONI JUICE (How Much, How Often, For What Edisi Keempat – mencakup informasi lebih dari 27.000 pengguna noni juice ) karya Dr. Neil Solomon, MD, PhD beliau adalah seorang Dokter di Johns Hopkins Hospital dan juga seorang penulis bestseller dalam daftar New York Times, mendapatkan Schwentker Award bagi pencapaian yang istimewa di bidang riset Beliau juga pernah menjabat sebagai sekretaris Bidang Kesehatan dan Kebersihan di Maryland, Mengabdi pada komisi kegubernuran dan bertindak sebagai penasehat kesehatan bagi gubernur dan Presiden AS. Selama 18 tahun beliau telah menulis kolom kesehatan bersindikasi dunia bagi Sindikat Los Angles Times. Saat ini dr. Solomon bekerja sebagai konsultan nutrisi global bagi perusahaan, organisasi non-pemerintahan pada PBB dan WHO.
Dan dalam bukunya Beliau hanya merekomendasikan dan menggunakan Tahitian Noni Juice dalam penelitiannya.
Patent Tahitian Noni Juice untuk Diabetes :
- Preventative and Treatment Effects of Morinda Citrifolia on Diabetes. US Patent, Nos. 6.855.345 February 2005 and No. 7.186.422 March 2007
Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & Nutrisi ke Sel Kanker/Tumor [Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati]
Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami [ menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker ]
Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada pada organ yang hancur karena kanker sehingga pulih kembali
Dosis penggunaan Tahitian Noni Juice untuk Terapi Kanker :
Dalam riset Dr.Neil Solomon juga menemukan “RESEP NONI” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:
- Tahap 1: 1 Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama
- Tahap 2: ½ Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya
- Tahap 3 : 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya
- Tahap 4: 105 cc untuk selanjutnya
Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.
Diambil dari buku NONI JUICE (How Much, How Often, For What Edisi Keempat – mencakup informasi lebih dari 27.000 pengguna noni juice ) karya dr. Neil Solomon, MD, PhD beliau adalah seorang Dokter di Johns Hopkins Hospital dan juga seorang penulis bestseller dalam daftar New York Times, mendapatkan Schwentker Award bagi pencapaian yang istimewa di bidang riset Beliau juga pernah menjabat sebagai sekretaris Bidang Kesehatan dan Kebersihan di Maryland, Mengabdi pada komisi kegubernuran dan bertindak sebagai penasehat kesehatan bagi gubernur dan Presiden AS. Selama 18 tahun beliau telah menulis kolom kesehatan bersindikasi dunia bagi Sindikat Los Angles Times. Saat ini dr. Solomon bekerja sebagai konsultan nutrisi global bagi perusahaan, organisasi non-pemerintahan pada PBB dan WHO.
Dan dalam bukunya Beliau hanya merekomendasikan dan menggunakan Tahitian Noni Juice dalam penelitiannya.
PATENT UNTUK KANKER
- Preventative and Treatment Effects of Morinda Citrifolia as a Colon Cancer Cell Growth Inhibitor. US Patent, July 2006, No. 7.070.813
- Morinda Citrifolia dan Methylsulfony Methane. Yang digunakan sebagai formula dan methode dalam perawatan kanker payudara. Telah dipatenkan di Australia pada Mei 2007, no. 2004272108

